Ciri-ciri Organisasi Modern

•Organisasi bertambah besar
•Pengolahan data semakin cepat
•Penggunaan staf lebih intensif
•Kecenderungan spesialisasi
•Adanya prinsip-prinsip atau azas-azas organisasi
•Unsur-unsur organisasi lebih lengkap

3 Unsur yang terdapat di dalam organisasi yang masing- masing saling menunjang, yaitu:
1. Adanya manusia lebih dari satu
2. Adanya kerjasama
3. Adanya tujuan yang sama

Suatu perkumpulan dapat disebut organisasi bila memenuhi unsur- unsur sebagai berikut:
1. Pimpinan
2. Anggota
3. Peraturan yang mengikat

Teori Organisasi
1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)
Teori klasik (classical theory) berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai desentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas.
a. Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.

b. Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari Amerika.
Henry Fayol industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah :
– Pembagian kerja (division of work)
– Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
– Disiplin (discipline)
– Kesatuan perintah (unity of command)
– Kesatuan pengarahan (unity of direction)
– Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
– Balas jasa (remuneration of personel)
– Sentralisasi (centralization)
– Rantai skalar (scalar chain)
– Aturan (oreder)
– Keadilan (equity)
– Kelanggengan personalia (stability of tenure of personel)
– Inisiatif (initiative)
– Semangat korps (spirit de corps)

•Teori Neo Klasik (Teori Hubungan atau Manusiawi)
Menekankan pentingnya aspek psikologis & sosial karyawan

Prinsip- Prinsip Organisasi

Suatu organisasi bisa dikatakan solid dan baik jika memiliki sifat sebagai berikut:
1. Mempunyai tujuan yang jelas
2. Tujuan organisasi harus diterima dan dipahami oleh setiap orang di dalam organisasi. Ada beberapa hal yang mereka dapat lakukan:
a. Masing-masing mengetahui apa yang diharapkan oleh organisasi
b. Dapat memahami apa yang di harapkan dari organisasi
c. Dapat menilai apakah tujuan organisasi itu sinkroon dengan tujuan pribadi
d. Jika belum sinkroon mereka dapat memutuskan apakah berusaha untuk mengsinkronisasikan atau tidak atau akan meninggalkan organisasi tersebut
3. Kesatuan arah
4. Kesatuan perintah/ komando
Dalam suatu organisasi ada suatu prinsip di mana setiap bawahan hanya mempunyai pemimpin tunggal (seorang).
5. Struktur organisasi harus disusun sesederhana mungkin, sesuai dengan kebutuhan dan koordinasi, pengawasan dan pengendalian
6. Pola dasar organisasi harus relative permanen
7. Penempatan orang harus sesuai dengan ahlinya
8. Balas jasa yang diberikan kepada setiap orang harus setimpal dengan jasa yang diberikan
9. Adanya pembagian tugas/kerja
10. Adanya keseimbangan antara wewenang dan tanggung jawab seseorang.
Wewenang adalah hak seseorang menyuruh atau melarang orang lain bertindak.
Tanggung jawab adalah kewajiban untuk melakukan tugas.