Kebudayaan adalah suatu nilai adat istiadat yang telah ada sejak dahulu atau telah ada sejak nenek moyang kita dahulu.
Kebudayaan terbentuk dari lingkungan tempat kita tinggal, dan orang- orang yang pertama kali menetap di tempat tersebut.
Di Indonesia, banyak sekali kebudayaannya. Karena Indonesia memiliki banyak sekali provinsi, kabupaten dan kota, maka kebudayaan banyak sekali ragam dan bentuknya.
Mulai dari kebudayaan bahasa, kebudayaan pernikahan, kebudayaan pakaian, tempat tinggal atau bentuk rumah, kebudayaan bertamu, makan, sampai kebudayaan penguburan.
Kata budaya adalah sebagai suatu perkembangan dari kata majemuk budidaya, yang berarti daya dan budi. Karena itu mereka membedakan antara budaya dan kebudayaan. Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta, karsa dan rasa, dan kebudayaan adalah hasil dari cipta, karsa dan rasa tersebut.
Hasil dari buah budi (budhaya) manusia itu dapat kita bagi menjadi 2 macam:
1. Kebudayaan material (lahir) yaitu kebudayaan yang berwujud kebendaan misalnya : rumah, gedung, alat-alat senjata, mesin-mesin, pakaian dan sebagainya.

2. Kebudayaan immaterial ( spiritual= batin ), yaitu : Kebudayaan, adat-istiadat, bahasa , ilmu pengetahuan dan sebaga Antropologi budaya menyelidiki seluruh cara hidup manusia , bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dapat mengubah lingkungan berdasarkan pengalamannya. Juga memahami, menuliskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia.
Masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup dalam suatu daerah tertentu , yang telah cukup lama dan mempunyai aturan-aturan yang mengatur mereka, untuk menuju kepada tujuan yang sama.
Dalam masyarakat tersebut manusia selalu memperoleh kecakapan, pengetahuan- pengetahuan baru , sehingga penimbunan itu dalam keadaan sehat dan selalu bertambah isinya. Manusia adalah sumber kebudayaan dan itu mengalir. Manusia mengambil air dari danau itu, maka dapatlah dikatakan manusia itu “ mengangsu apikulan warih “ ( ambil air berpikulan air ) , sehingga tidak habis air dari danau itu, melainkan bertambah banyak karena selalu ditambah oleh orang yang mengangsu itu. Jadi erat sekali hubungan antara masyarakat dan kebudayaan. Kebudayaan tak mungkin timbul tanpa adanya masyarakat dan eksistensi masyarakat itu hanya dapat dimungkinkan oleh adanya kebudayaan.
Ternyata bahwa manusia , masyarakat dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat lagi dipisahkan dalam arti yang utuh . Karena ketiga unsur inilah kehidupan mahluk sosial berlangsung .
Jadi jelaslah bahwa kehidupan manusia tak dapat dipisahkan dari kebudayaan