Manusia sebagai ciptaan Allah mempunyai 2 karakter yaitu sebagai mahluk individu dan sebagai mahluk social, sebagai mahluk individu manusia harus memenuhi semua kebutuhanya seorang diri yaitu kebutuhan akan Pangan yaitu kebutuhan akan makanan, kedua yaitu kebutuhan akan Sandang yaitu kebutuhan akan Pakaian , dan ketiga kebutuhan akan Papan yaitu kebutuhan memiliki rumah untuk bertempat tinggal , keempat yaitu kebutuhan akan perasaan kasih sayang, perhatian dari lawan jenis untuk membentuk satu keluarga dan memiliki keturunan untuk meneruskan silsilah keluarga. Dalam rangka mencari perhatian dan kasih sayang itulah Ketika kecil saya meminta untuk diadakan ulang tahun. Pada saat itu saya berumur sekitar 7 tahun, yaitu kelas 2 sekolah dasar. Ibu saya mengabulkan keinginanku untuk berulang tahun yang ke 7. Saya sangat senang dan bahagia sekali. Sebelum hari ulang tahun tiba, saya membeli kebutuhan untuk pesta ulang tahun. Mulai dari kue tar dengan hiasan rumah- rumahan diatasnya, snack- snack untuk diberikan kepada para undangan yang datang, pembungkus snack plastik bergambar mickey, topi ulang tahun, lilin, dan berbagai hiasan lainnya yang ditempel di dinding- dinding maupun dipintu rumah saya. Dan tidak ketinggalan, saya membeli baju ulang tahun yang cukup simple dan sederhana. Serta 3 rim kartu undangan untuk teman- temanku agar mereka tidak lupa datang kerumahku.

Undangan tersebut diberikan kepada semua teman- temanku, teman ibuku, dan saudara- saudaraku. Yaitu seperti, teman- teman di sekolahku, teman- teman di sekitar rumahku, saudaraku baik yang di bogor, bekasi, di jawa maupun yang ada di Jakarta, dan teman- teman di kantor ibuku.

Pada saat itu, pertama kali dimulai adalah acara sambutan oleh ibuku tercinta, bernyanyi, tiup lilin, kuis, dan pembagian snack. Acara tersebut dihadiri oleh teman- teman sekolah dan teman disekitar rumahku. Banyak sekali yang datang dan aku sangat senang sekali pada saat itu. Setiap orang bersalaman denganku dan memberi selamat. Setelah mereka pulang, rombongan teman- teman ibuku pun datang dan mereka diberi hidangan makanan siap saji yang sangat istimewa oleh ibuku. Mereka juga memberiku ucapan selamat dan member iku hadiah yang sangat bagus.

Setelah 1 jam berlalu, mereka pun pulang. Kemudian rombongan saudaraku dari semua penjuru datang, membawa hadiah pastinya dan mengucapkan selamat padaku. Setelah itu acara makan- makan bersama dan beramah-tamah, dan poto- poto bersama. Malam pun telah larut, sebagian saudaraku pulang dan sebagian lagi membantu ibuku membereskan rumah sekaligus menginap dirumahku melepas kerinduan.

Ketika acara sudah selesai, dan orang- orang sudah kembali kerumah mereka masing – masing ,aku pun sudah tidak sabar untuk melihat hadiah- hadiah yang mereka semua berikan padaku. Aku masuk kamar dan….. wow hadiah sangat banyak sekali, 1 kamarku penuh dengan semua hadiah, numpuk dan banyak sekali. Aku tertawa kegembiraan dan aku disuruh mengucap alhamdulilah oleh ibuku.

Dengan tidak sabar, akupun membuka hadiah tersebut satu persatu dengan disaksikan ibuku, budeku, kakak sepupuku, dan nenekku. Berbagai macam hadiah, mulai dari boneka, tempat pensil, baju, buku, celengan, lampu pajangan, tas sekolah dan lain sebagainya. Aku sangat menyukai hadiah- hadiah tersebut. Dan sampai aku duduk di tingkat 6 SD pun masih ada buku yang belum terpakai. Sampai baju pun masih awet. Dan yang masih ada sampai sekarang adalah celengan, tempat foto, lampu, dan beberapa boneka.

Saya adalah anak tunggal. Tidak mempunyai kakak dan adik seayah dan seibu. Hanya saya seorang diri. Saya dibesarkan oleh ibu, sedari saya berumur 2 tahun, dan ayah saya memiliki keluarga baru dengan 3 orang anak.

Sedari kecil saya sangat dekat dengan ibu saya, kemanapun ibu berada, saya selalu ada disampingnya. Saya adalah anak yang sangat manja, banyak keinginannya, ingin ini dan ingin itu. Tetapi keingananku itu tidak selalu dituruti oleh ibuku, hanya sesekali saja.

Ibu selalu mengajarkan saya banyak hal, saya diajarkan untuk menjadi orang yang mandiri, pintar dan menjadi anak yang shalehah.